News  

Diduga Intimidasi Wartawan : Seorang Pemuda Minta Berita Dihapus

MOINEWS.ID, KENDARI _ Dugaan intimidasi terhadap wartawan kembali terjadi dan kini menjadi perbincangan publik. Dugaan intimidasi serta pengancaman itu dialam oleh Pimpinan redaksi media online portalterkini.com.

Ancaman tersebut diduga kuat terkait proyek penanganan long segmen pemeliharaan berkala peningkatan rekonstruksi Laosu – Lalimbue Jaya di kecamatan Kapoiala, kabupaten Konawe, yang sebelumnya telah diberitakan dengan judul “Minim Pengawasan dan Abaikan K3: Proyek PUPR Konawe Rp8,1 Miliar Disorot, Disebut Milik Oknum Anggota DPRD Kendari” dan berjudul “Oknum Anggota Legislatif Ikut Bermain Proyek Senilai Rp8,1 Miliar di Konawe Tuai Sorotan”.

Pimpinan redaksi media online portalterkini.com, menyampaikan terkait pemberitaan tersebut tidak ada menyebutkan nama oknum bahkan inisial, tetapi oknum aggota DPRD Kendari tersebut merasa bahwa pemberitaan itu ditujukan padanya.

Sebelumnya, pada Senin, 7 September, kemarin, redaksi media ini telah bertemu dengan seorang pemuda bersama rekannya diduga anak dari oknum anggota DPRD Kendari, di warkop kopi raja.

Dalam pertemuan ini seorang pemuda itu meminta agar pemberitaan tersebut di hapus. Tetapi, Selaku Pimpinan Redaksi menegaskan serta meminta kepada seorang pemuda tersebut agar tidak mengintervensi kinerja media.

Bahkan kami menyarankan, agar memberikan hak jawab, dan sebagai apa, apakah sebagai perwakilan pihak perusahaan pemeneng tender atau yang mana.

“Kemarin kami sempat ketemu di warkop, dan dia minta agar berita kami dihapus. Tetapi kami sampaikan jangan ada upaya mengintervensi kinerja kami sebagai kontrol sosial. Tapi kami bisa menaikan hak jawabnya, dan hak jawab ini sebagai apa atau yang mana,” tutur Manton.

Kemudian, pada 8 September 2026, dini hari, sekitar Pukul 16:50 di Kopi Raja, seorang pemuda kembali muncul secara tiba-tiba menggunakan kendaraan roda dua bersama rekannya. Tak lama kemudian, seorang pemuda tersebut kembali meminta agar pemberitaan dihapus, bahkan mengeluarkan yang bernada Ancaman “Oke kita main belakang, saya tandai mukamu. Saya masih mudaji, sama saya ko berurusan” ucapnya didepan para wartawan lainnya yang menyaksikan.

“Kami sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini. Dan pada intinya, apabila terjadi sesuatu pada diri kami berserta keluarga maupun harta benda di kemudian hari, tak lain selain adanya dugaan bernada ancaman itu,” tutup Manton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *