10 Siswa Terbaik SMK Se-Sulsel Adu Mekanik di LKS Teknologi Otomotif Mobil SMKN 5 Makassar

MAKASSAR – Arena bengkel SMKN 5 Makassar berubah jadi panggung adu skill. Sebanyak 10 siswa terbaik SMK se-Sulawesi Selatan unjuk kemampuan di Lomba Kompetensi Siswa LKS Tingkat Provinsi Bidang Teknologi Otomotif Mobil, Kamis 11 Juni 2026.

Ajang bergengsi ini mempertemukan jawara dari 10 SMKN Se-Sulsel: SMKN 1 Maros, SMKN 9 Pangkep, SMKN 4 Soppeng, SMKN 3 Bantaeng, SMKN 6 Luwu, SMKN 3 Luwu, SMKN 5 Makassar selaku tuan rumah, SMKN 7 Luwu Utara, SMKN 5 Gowa, dan SMKN 2 Selayar.

Siswa SMK yang mengikuti lomba LKS Tingkat Propinsi
Siswa SMK yang mengikuti lomba LKS Tingkat Propinsi

Masing-masing sekolah hanya mengirim 1 siswa terbaiknya. Artinya, yang turun hari ini adalah 10 mekanik muda terpilih se-Sulsel.

LKS resmi dibuka Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Hery Sumiharto, SE., M.Ed. Dalam sambutannya, ia menaruh harapan besar pada gelaran ini.

“Semoga LKS tahun ini kita dapatkan siswa yang akan mewakili Sulsel ke tingkat nasional. Selamat berlomba, raih prestasi dengan bersungguh-sungguh dan penuh sportifitas. Karena yang hadir hari ini adalah 10 siswa terbaik SMK se-Sulsel,” tegas Hery Sumiharto.

LKS Teknologi Otomotif Mobil menguji kompetensi peserta mulai dari engine mekanical tune-up, hingga diagnosis kerusakan kendaraan. Penilaian dilakukan juri bersertifikat industri dan dunia usaha dunia industri DUDI dari Toyota Kalla.

Kepala SMKN 5 Makassar H. Amar Bachti, S.Pd., MM., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sebagai tuan rumah. “Kami siap menjadi tuan rumah yang fair bagi 10 kompetitor terbaik ini. Dari sini lahir duta Sulawesi Selatan untuk LKS Nasional,” ujarnya.

Para peserta akan unjuk kemampuan selama 2 hari dari tanggal 10 s/d 11 Juni 2026. Nanti akan dipilih salah satu siswa yang berhak mengibarkan bendera Sulawesi Selatan di LKS Nasional 2026 mewakili provinsi.

Dinas Pendidikan Sulsel menegaskan, LKS adalah barometer kualitas SMK. Lewat kompetisi ini, dunia usaha bisa langsung melihat calon tenaga kerja siap pakai yang dihasilkan SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *